Jumat, 25 Januari 2019

Memilih bisnis online yang benar- benar tepat.

Bisnis online yang belum banyak digarap orang, bisa juga disebut sebagai “Blue Ocean”. Tahu tentang teori marketing “Blue Ocean” (samudra biru)?. Teori marketing tersebut adalah menggarap sebuah bisnis baru yang belum digeluti banyak orang. Lawan dari “Blue Ocean” adalah “Red Ocean”. Sedangkan pengertian “Red Ocean” (istilahnya= samudra berdarah) adalah sebuah persaingan mati- matian untuk mendapatkan pangsa pasar sudah ada. Pangsa pasar jika sudah mencapai batasan nya, tidak akan bisa di kembangkan lebih jauh lagi. Oleh sebab itu, perlu untuk mengeksplorisasi pangsa pasar lain nya yang baru. Itulah sebab mengapa PT HM Sampoerna menjual 90% saham nya, dan beralih ke bisnis kelapa sawit. Karena mereka tahu, pangsa pasar rokok sudah mencapai batasan nya. Beralih ke pangsa pasar baru berarti juga beralih ke sebuah bidang bisnis baru, yang belum banyak pesaing nya, dan kesempatan mengembangkan nya untuk sukses jauh lebih besar. Begitu juga dengan bidang bisnis online. Jika sebuah bidang bisnis online sudah digeluti banyak orang, peluang kesuksesan untuk sukses didalam nya menjadi sangat kecil sekali. Daripada terbuai dalam khalayan menjadi pemenang di dalam bidang bisnis yang telah banyak pesaing nya –yang dimana buaian ini seringkali berakhir dengan kegagalan karena terlalu percaya diri dan meremehkan para pesaing- lebih baik beralih ke bidang bisnis lain nya yang belum banyak digarap orang (sehingga peluang keberhasilan lebih besar).

Lantas, bidang bisnis online apa yang belum digarap banyak orang dan memiliki peluang keberhasilan lebih besar?.
Bisnis Online lain nya, yang bisa diandalkan sebagai pendapatan rutin tiap bulan adalah bisnis afiliasi. Afiliasi adalah kegiatan menjualkan produk orang lain. Tapi, jangan samakan afiliasi ini seperti kegiatan “Makelaran” yang nampak seperti pekerjaan serabutan dengan keuntungan tidak pasti. Seharusnya kegiatan afiliasi ini Anda lihat sebagai sebuah kegiatan perdagangan, dimana Anda berperan sebagai pedagang yang diberi modal barang oleh pihak yang barang nya Anda jualkan.
Kegiatan afiliasi online, memiliki perbedaan dengan afiliasi offline di dunia nyata. Ada beberapa barang/ produk/ jasa yang dapat sukses dan dengan cepat dijual secara langsung (offline), namun ketika dipasarkan secara online, malah menjadi tidak laku. Dan Anda juga harus bijak dalam memilih kegiatan afiliasi, agar Anda tidak salah langkah. Salah langkah yang dimaksud adalah; menjual produk yang sebenarnya kurang diminati orang. Lalu, kegiatan afiliasi yang harus dihindari?. Dibawah ini adalah penjelasan dan alasan logis dari beberapa kegiatan afiliasi online yang harus dihindari.

Kegiatan Afiliasi Online yang harus dihindari, beserta alasan logis nya.
Afiliasi barang yang harganya tinggi (diatas 200.000).
Alasan mengapa baju dan perabotan rumah tangga masih berjaya jika dipasarkan secara offline, dan kurang laku dijual secara online adalah: [1]. karena orang cenderung ingin mendapatkan sesuatu secara lebih cepat (tanpa harus menunggu), [2]. orang masih enggan untuk melakukan pembelian barang secara online yang memiliki harga yang tinggi (ratusan ribu rupiah).
Penjelasan: 
Setiap kota, pasti memiliki pasar. Di dalam pasar tersebut, ada banyak barang serupa seperti yang dijual secara online. Jika seseorang melakukan pembelian secara online, mereka harus menunggu minimal 4 hari (dan maksimal bisa lebih dari satu minggu) untuk menerima barang nya. Sebuah barang yang ingin dibeli, pasti ingin segera dimiliki. Jika ada barang yang sama di pasar, yang hanya perlu kurang dari 30 menit untuk mencapainya, dan setelah mencapai pasar, orang tersebut bisa langsung membeli dan juga memiliki barang yang di inginkan, lantas, mengapa harus membeli barang yang sama –atau barang yang serupa- secara online dan menunggunya berhari- hari untuk mendapatkan nya?.
Bagi masyarakat menengah dan menengah kebawah, melakukan pembelian barang diatas 200.000 secara online masih merupakan transaksi yang menakutkan. Takut tidak mendapat barang adalah alasan nomor 2. Namun, alasan pertama adalah “takut kalau barang yang dipesan tidak sesuai dengan apa yang di bayangkan”. Oleh sebab itulah, orang- orang masih cenderung untuk membeli barang yang berharga lebih dari 200.000 secara online (sehingga barang dengan harga diatas 200.000 yang dijual secara online masih tidak begitu menarik).
Dengan adanya penjelasan diatas, harapan nya Anda tahu dan bisa memilih kegiatan afiliasi apa yang harus dihindari.

Lalu, kegiatan afiliasi apa yang dicoba?.
Carilah sebuah afiliasi yang memasarkan produk jasa, dan banyak dibutuhkan oleh orang. Menurut saya, hanya ada satu pilihan yang paling tepat atas bisnis Afiliasi ini, yaitu Afiliasi Foxy Tracker. Tidak bermaksud sepenuhnya mempromosikan Afiliasi Foxy Tracker, namun cobalah Anda ulas lagi alasan- alasan logis yang telah saya sampaikan diatas !?. Anda akan menemukan benar tidak nya pemikiran yang saya tuangkan dalam artikel ini.

Saya pun telah memulai berafiliasi dengan Foxy Tracker pada bulan Desember 2014, dan di bulan pertama saya telah mendapatkan keuntungan dari Foxy Tracker. Selengkapnya, lihat: Hasilkan jutaan hingga puluhan juta perbulan dengan Foxy Tracker. Itupun keuntungan berasal dari hasil saya sendiri, dan bukan dari Referal afiliasi yang lain. Dan di bulan ini, saya memang menuliskan artikel ini untuk mengajak Anda sekalian untuk mencoba Afiliasi Foxy Tracker, yang benar- benar bisa memberikan pendapatan yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari- hari.

Amanda Anggi Purwanti

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

 
biz.